Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Juni 2026 Masih di Zona Optimis
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 masih berada di zona optimis
- •Bank Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
- •Meningkatkan sinergi dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi
- •Kredit perbankan mampu tumbuh secara signifikan pada Mei 2026
Survei Bank Indonesia (BI) yang dilansir pada Rabu (8/7) mengungkapkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 masih berada di zona optimis. Hal ini tercermin dari nilai IKK yang sebesar 117,8, yang berada di atas 100.
Dalam keterangan tertulis, Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan bahwa terjaganya keyakinan konsumen pada Juni 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Menurut Ramdan, kedua indeks tersebut tetap berada di level optimis, yaitu sebesar 109,2 dan 126,4.
Meskipun nilai IKK Juni 2026 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yaitu 112,2 dan 129,7, namun Ramdan mengatakan bahwa keyakinan konsumen tetap terjaga. Ia juga mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui beberapa upaya, seperti memperkuat pengembangan UMKM dan melakukan percepatan penyaluran kredit.
Percepatan penyaluran kredit ini didukung oleh Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), yang bertujuan untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan dan pembiayaan bagi dunia usaha. Hasilnya, kredit perbankan mampu tumbuh 11,51 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada Mei 2026, meningkat dibandingkan 9,69 persen yoy pada akhir 2025.
Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi, BI juga akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. BI juga akan memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta turut mendukung penciptaan lapangan kerja.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keyakinan konsumen Indonesia masih terjaga meskipun mengalami penurunan. Bank Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan meningkatkan sinergi dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Survei BI ini juga menunjukkan bahwa kredit perbankan mampu tumbuh secara signifikan pada Mei 2026, yang merupakan bukti bahwa upaya BI untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan dan pembiayaan bagi dunia usaha telah mulai menunjukkan hasil.
Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, BI juga akan memperkuat pengembangan UMKM dan melakukan percepatan penyaluran kredit. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Terakhir, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


