TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Ekonomi

PLN: Sebanyak 1.208 Desa di Papua Tengah Teraliri Listrik

Oleh Redaksi Berita Hari

PLN: Sebanyak 1.208 Desa di Papua Tengah Teraliri Listrik

Ringkasan Berita

  • PLN: Sebanyak 1.208 desa di Papua Tengah teraliri listrik
  • Rasio desa berlistrik di Papua Tengah mencapai 100 persen
  • 324 desa mendapatkan listrik dari PLN
  • 305 desa memperoleh akses listrik melalui pembangkit non-PLN
  • 579 desa lainnya mendapatkan penerangan melalui program LTSHE

PT PLN (Persero) mencatat bahwa seluruh desa di Provinsi Papua Tengah, atau sebanyak 1.208 desa, telah menikmati akses listrik melalui jaringan PLN, pembangkit non-PLN, maupun program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). Rasio desa berlistrik di Papua Tengah mencapai 100 persen. Capaian ini membuat Viktori Bunga Bongga, Tim Leader Perencanaan Listrik Desa Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Tengah, mengatakan bahwa desa berlistrik tidak hanya berasal dari layanan PLN, tetapi juga mencakup desa yang memperoleh pasokan listrik dari pembangkit yang dibangun pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Dari total 1.208 desa di Papua Tengah, sebanyak 324 desa mendapatkan listrik dari PLN. Sementara itu, sebanyak 305 desa memperoleh akses listrik melalui pembangkit non-PLN seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang dibangun oleh pemerintah daerah maupun kementerian terkait. Selain itu, sebanyak 579 desa lainnya mendapatkan penerangan melalui program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski seluruh desa telah berlistrik, namun rasio elektrifikasi rumah tangga di Papua Tengah masih mencapai 94,66 persen.

Pertanyaan Umum

Apa yang dimaksud dengan rasio desa berlistrik?
Rasio desa berlistrik mengukur jumlah desa yang telah memiliki sumber penerangan atau pasokan listrik.
Apa yang dimaksud dengan rasio elektrifikasi?
Rasio elektrifikasi mengukur jumlah rumah tangga yang telah mendapatkan akses listrik.