Waspada Begal, Kapolrestabes Pastikan Jaga Setiap Jengkal Kota Bandung
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Kapolrestabes Bandung membantah narasi kejahatan jalanan
- •Peta kerawanan begal tidak dari institusi kepolisian
- •Kapolrestabes menjaga keamanan Kota Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan karena dugaan aksi kejahatan jalanan yang terjadi berulang kali. Beberapa unggahan di media sosial beberapa waktu terakhir menyebutkan bahwa saat ini Bandung darurat begal, bahkan sampai ada peta yang menunjukkan titik-titik wilayah yang rawan begal. Peta yang beredar di media sosial itu membagi sejumlah wilayah di Bandung ke dalam empat kategori tingkat kerawanan.
Menanggapi isu ini, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi membantah narasi yang di bangun di sejumlah media sosial, termasuk soal peta kerawanan. Ia menjelaskan bahwa peta yang tersebar itu bukanlah dari institusi kepolisian dan tidak dapat dipercaya sebagai sumber informasi yang akurat. Dedi juga menjamin bahwa pihak kepolisian telah mengantisipasi kejahatan jalanan dengan patroli rutin di jam-jam rawan.
Dedi mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu kejahatan jalanan yang viral di media sosial. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga keamanan di Kota Bandung. Pada hari itu, Mapolrestabes Bandung merilis 19 tersangka terkait kejahatan jalanan yang telah diamankan kepolisian. Mereka yang terjerat total 15 kasus kejahatan jalanan itu ditangkap selama Juli 2026 ini.
Dedi mengatakan bahwa tidak semua kejadian yang di ekpose di media sosial merupakan murni aksi kejahatan jalanan. Beberapa diantaranya merupakan kabar hoax yang telah diverifikasi saat dilakukan pengecekan penyelidikan. Ia menyatakan bahwa beberapa kejadian yang dianggap sebagai kejahatan jalanan sebenarnya merupakan kecelakaan atau insiden lainnya yang tidak terkait dengan kejahatan.
Saat ini, kondisi Kota Bandung dalam kondisi yang aman dan kondusif. Masyarakat dipersilahkan untuk beraktivitas seperti biasanya. Dedi mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk tidak perlu resah atau merasa cemas, khususnya untuk warga Bandung itu sendiri maupun warga yang akan berlibur ke Kota Bandung.


