Veda Ega Finis 23 dan Hakim Danish di Posisi 13 di Sesi Practice Moto3 Belanda
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, finis di posisi ke-23 di Sesi Practice Moto3 Belanda 2026.
- •Wakil Malaysia, Hakim Danish, mengakhiri sesi di urutan ke-13.
- •Joel Kelso menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 1 menit 40,918 detik.
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menutup sesi Practice Moto3 Belanda 2026 dengan finis di posisi ke-23. Sementara itu, wakil Malaysia, Hakim Danish, mengakhiri sesi di urutan ke-13. Mereka berdua berkompetisi di Sirkuit Assen, Belanda, pada Jumat (26/6) malam WIB.
Sesi practice berlangsung kompetitif sejak menit-menit awal. Pembalap Gryd Racing asal Australia, Joel Kelso, langsung menunjukkan kecepatan terbaiknya dengan mencatatkan waktu putaran 1 menit 41,335 detik. Catatan tersebut membuat Kelso memimpin 15 menit pertama sesi. Di belakang Kelso, persaingan berlangsung cukup ketat. David Almansa menempati posisi kedua, disusul Alvaro Carpe di urutan ketiga, serta Maximo Quiles yang berada di posisi keempat. Keempat pembalap tersebut mampu menjaga konsistensi kecepatan sepanjang sesi latihan.
Veda Ega Pratama masih berupaya menemukan ritme terbaiknya di lintasan Assen. Pembalap muda Indonesia tersebut berada di posisi ke-20 pada awal sesi practice dan belum mampu memperbaiki posisinya hingga memasuki fase-fase akhir latihan. Berbeda dengan Veda, Hakim Danish sempat tampil impresif pada awal sesi. Pembalap Malaysia itu berhasil menembus posisi keenam dan menunjukkan potensi untuk bersaing di grup depan. Namun, seiring meningkatnya catatan waktu para rival, posisinya terus bergeser.
Pada 10 menit terakhir sesi, Joel Kelso masih kokoh di puncak daftar catatan waktu. Tidak ada satu pun pembalap yang mampu mematahkan torehan waktu terbaiknya, sehingga pembalap Australia tersebut sukses mengakhiri sesi practice sebagai yang tercepat. Veda Ega Pratama turun ke posisi ke-21 di akhir-akhir sesi practice. Hakim Danish juga mengalami penurunan posisi pada penghujung sesi. Danish sempat turun dari posisi enam ke urutan kesembilan.
Pembalap Malaysia tersebut akhirnya menyelesaikan latihan di posisi ke-13 setelah sejumlah pembalap lain berhasil mempertajam catatan waktunya. Veda Ega akhirnya finis di posisi ke-23 pada sesi practice Moto3 Belanda 2026. Sedangkan Kelso menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 1 menit 40,918 detik. Sesi practice Moto3 Belanda 2026 berhasil memberikan gambaran tentang persaingan yang akan berlangsung di ajang balap motor ini. Pembalap-pembalap muda Indonesia dan Malaysia akan terus berkompetisi untuk mencapai posisi teratas.
Kecepatan dan konsistensi pembalap menjadi kunci untuk sukses di Sirkuit Assen. Pembalap-pembalap yang mampu menjaga konsistensi kecepatannya akan memiliki peluang besar untuk mencapai posisi teratas. Joel Kelso telah menunjukkan kemampuannya sebagai pembalap yang berkompeten di ajang balap motor ini. Veda Ega Pratama dan Hakim Danish masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan performa mereka dan mencapai posisi teratas di ajang Moto3 Belanda 2026.
Dengan demikian, pembalap-pembalap di ajang Moto3 Belanda 2026 harus terus berkompetisi untuk mencapai posisi teratas. Kecepatan dan konsistensi menjadi kunci untuk sukses di sirkuit yang menantang ini. Pembalap-pembalap harus terus meningkatkan performa mereka dan siap menghadapi tantangan yang akan datang di ajang balap motor ini.
Dalam beberapa jam mendatang, pembalap-pembalap akan kembali berkompetisi di ajang balap motor ini. Mereka harus siap menghadapi tantangan yang akan datang dan meningkatkan performa mereka untuk mencapai posisi teratas. Sesi practice telah memberikan gambaran tentang persaingan yang akan berlangsung di ajang balap motor ini. Pembalap-pembalap harus terus berkompetisi untuk mencapai posisi teratas dan menjadi juara di ajang Moto3 Belanda 2026.
Dengan demikian, ajang balap motor ini akan menjadi sangat menarik dan kompetitif. Pembalap-pembalap harus terus meningkatkan performa mereka dan siap menghadapi tantangan yang akan datang. Kecepatan dan konsistensi menjadi kunci untuk sukses di sirkuit yang menantang ini. Pembalap-pembalap harus terus berkompetisi untuk mencapai posisi teratas dan menjadi juara di ajang Moto3 Belanda 2026.


