TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Olahraga

Spanyol Mau Tambah Kontrak De La Fuente Sampai 2030 untuk Incar Juara Piala Dunia

Oleh Redaksi Berita Hari

Spanyol Mau Tambah Kontrak De La Fuente Sampai 2030 untuk Incar Juara Piala Dunia

Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) ingin memperpanjang kontrak pelatih Luis de la Fuente hingga 2030 setelah Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Hal ini dikarenakan Spanyol tidak ingin kehilangan momentum dengan De la Fuente, terutama sebelum menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Maroko dan Portugal.

Spanyol telah melakukan perombakan tim yang efektif dengan De la Fuente sebagai pelatih, sehingga mereka berhasil menjadi juara Piala Eropa 2024. De la Fuente telah memperpanjang kontrak hingga 2028 menjelang Piala Dunia 2026, namun RFEF ingin memastikan kepastian lebih lanjut dari De la Fuente. Oleh karena itu, rencana perpanjangan kontrak dimulai usai Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026.

Presiden RFEF Rafael Louzan berharap dapat menyelesaikan masalah ini secepat mungkin demi memberikan stabilitas bagi skuad. De la Fuente sendiri belum terbuka soal masa depannya, namun pelatih 65 tahun itu dianggap sosok yang loyal dan selaras dengan federasi. Dengan demikian, perpanjangan kontrak De la Fuente dan stafnya hingga 2030 dianggap tidak akan menemui hambatan.

Rencana ini juga didukung oleh Louzan, yang ingin membiarkan skuad menikmati liburan usai Piala Dunia 2026. Spanyol bertekad mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2030 di rumah sendiri, dan De la Fuente dianggap sebagai pelatih yang tepat untuk mencapai tujuan ini. Dengan perpanjangan kontrak hingga 2030, Spanyol dapat memastikan kestabilan dan komitmen De la Fuente sebagai pelatih.

Dalam beberapa tahun terakhir, Spanyol telah melakukan perubahan yang signifikan di bawah kepemimpinan De la Fuente. Mereka telah menjadi juara Piala Eropa 2024 dan berada di posisi yang kuat di Piala Dunia 2026. Dengan perpanjangan kontrak De la Fuente, Spanyol dapat memantapkan posisi mereka sebagai salah satu tim terbaik di dunia sepak bola.

Tidak hanya itu, perpanjangan kontrak De la Fuente juga dapat membantu Spanyol mencapai tujuan mereka di Piala Dunia 2030. Dengan De la Fuente sebagai pelatih, Spanyol dapat memastikan bahwa mereka memiliki strategi dan taktik yang tepat untuk mencapai kejuaraan. Oleh karena itu, perpanjangan kontrak De la Fuente hingga 2030 dianggap sebagai langkah yang tepat bagi Spanyol untuk mencapai tujuan mereka di Piala Dunia 2030.

Namun, perlu diingat bahwa De la Fuente masih belum terbuka soal masa depannya. Meskipun pelatih 65 tahun itu dianggap sosok yang loyal dan selaras dengan federasi, namun dia masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan opsi-opsi yang ada. Oleh karena itu, RFEF harus terus berkomunikasi dengan De la Fuente dan memastikan bahwa mereka memiliki kepastian yang cukup untuk membuat keputusan yang tepat.

Dalam kesimpulan, perpanjangan kontrak De la Fuente hingga 2030 dianggap sebagai langkah yang tepat bagi Spanyol untuk mencapai tujuan mereka di Piala Dunia 2030. Dengan De la Fuente sebagai pelatih, Spanyol dapat memastikan bahwa mereka memiliki strategi dan taktik yang tepat untuk mencapai kejuaraan. Namun, perlu diingat bahwa De la Fuente masih belum terbuka soal masa depannya, dan RFEF harus terus berkomunikasi dengan dia untuk memastikan bahwa mereka memiliki kepastian yang cukup untuk membuat keputusan yang tepat.

Excerpt: Spanyol ingin memperpanjang kontrak pelatih Luis de la Fuente hingga 2030 setelah menjadi juara Piala Dunia 2026.

Summary: - Spanyol ingin memperpanjang kontrak De la Fuente hingga 2030. - De la Fuente telah melakukan perombakan tim yang efektif dengan Spanyol. - RFEF ingin memastikan kepastian lebih lanjut dari De la Fuente. - Spanyol bertekad mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2030 di rumah sendiri. - De la Fuente dianggap sosok yang loyal dan selaras dengan federasi.

FAQ: - Apakah Spanyol ingin memperpanjang kontrak De la Fuente hingga 2030? - Ya, RFEF ingin memperpanjang kontrak De la Fuente hingga 2030 setelah Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026.

Image keywords: football, spain, de la fuente, rfef, piala dunia, piala eropa