Sampah Pernikahan Taylor Swift Dijual Rp452 Ribu, Langsung Ludes
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Sampah pernikahan Taylor Swift dijual Rp452 ribu
- •Seniman New York mengumpulkan sampah
- •Sampah terjual habis dalam hitungan jam
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce menjadi perhatian banyak orang di seluruh dunia. Tidak hanya karena kedua pasangan idolanya, tetapi juga karena sampah-sampah sisa dari lokasi pernikahan yang menjadi sangat berharga bagi para Swifties.
Sampah-sampah tersebut dikumpulkan oleh seniman New York, Amerika Serikat (AS), Justin Gignac. Melansir The Telegraph, Gignac mengumpulkan sampah dari malam pernikahan Taylor Swift di Madison Square Garden. Ia kemudian menjualnya secara online seharga US$25 (sekitar Rp452 ribu) per buah.
Koleksi itu diberi judul 'Pocket Garbage' dan terjual habis dalam hitungan jam. Setiap sampah dikemas dalam kotak plastik bening dengan label bertuliskan kalimat: 'New York City Garbage'. Setiap kotak juga dicap dengan slogan 'JUST T&T MARRIED' dan tanggal 3 Juli. Slogan itu dipasang oleh Taylor Swift di lampu luar Madison Square Garden beberapa saat setelah resmi menikah dengan Travis Kelce.
Gignac tidak mengumpulkan sampah dari tempat acara, melainkan dari jalan-jalan di sekitarnya. Barang-barang yang dikumpulkan di antaranya seperti alat tes ovulasi, AirPod bekas, sedotan, potongan kipas, hingga peralatan makan. Gignac juga menulis pesan di situs web pribadinya bahwa koleksi itu dikumpulkan dari tepi kisah cinta di luar Madison Square Garden, sedekat mungkin dengan hari besar Taylor dan Travis tanpa undangan.
Ketersediaan sampah-sampah ini membuat banyak orang penasaran dan ingin memiliki bagian dari peristiwa istimewa pernikahan Taylor Swift. Namun, tidak jelas berapa banyak barang yang dikumpulkan oleh Gignac. Yang jelas, semua terjual habis tak sampai satu jam. Ini menunjukkan bahwa banyak orang yang tertarik dengan pernikahan Taylor Swift dan tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memiliki bagian dari peristiwa tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, pernikahan Taylor Swift telah menjadi perhatian banyak orang. Pernikahan kali ini tidak terkecuali. Sampah-sampah sisa dari lokasi pernikahan menjadi sangat berharga bagi para Swifties. Mungkin karena ini adalah kesempatan untuk memiliki bagian dari peristiwa istimewa yang tidak akan terjadi lagi. Atau mungkin karena orang-orang ingin memiliki kenangan yang unik dari pernikahan Taylor Swift.
Sampah-sampah ini juga menunjukkan bahwa pernikahan Taylor Swift telah menjadi sebuah industri yang besar. Banyak orang yang terlibat dalam mengumpulkan sampah, menjualnya secara online, dan mempromosikannya di media sosial. Ini menunjukkan bahwa pernikahan Taylor Swift telah menjadi sebuah fenomena yang tidak dapat diabaikan.
Dalam kesimpulan, pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce telah menjadi perhatian banyak orang di seluruh dunia. Sampah-sampah sisa dari lokasi pernikahan menjadi sangat berharga bagi para Swifties. Ketersediaan sampah-sampah ini membuat banyak orang penasaran dan ingin memiliki bagian dari peristiwa istimewa pernikahan Taylor Swift. Ini menunjukkan bahwa pernikahan Taylor Swift telah menjadi sebuah fenomena yang tidak dapat diabaikan.


