TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Politik|Teknologi

Pramono: Grand Hyatt hingga Kempinski Bakal Terhubung di Bawah Tanah

Oleh Redaksi Berita Hari

Pramono: Grand Hyatt hingga Kempinski Bakal Terhubung di Bawah Tanah

Ringkasan Berita

  • Pemerintah DKI Jakarta terus berusaha meningkatkan konektivitas di ibu kota melalui berbagai proyek infrastruktur.
  • Proyek pembangunan jalur bawah tanah akan menghubungkan beberapa hotel berbintang di kawasan Bundaran HI.
  • Pramono juga menyinggung kebijakan tarif transportasi umum Rp1 yang diberlakukan saat perayaan HUT ke-499 Jakarta.

Pemerintah DKI Jakarta terus berusaha meningkatkan konektivitas di ibu kota melalui berbagai proyek infrastruktur. Salah satu proyek tersebut adalah pembangunan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan beberapa hotel berbintang di kawasan Bundaran HI. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa proyek ini akan terintegrasi dengan MRT dan akan membantu pejalan kaki tidak perlu menyeberang di permukaan jalan.

Proyek pembangunan jalur bawah tanah ini akan menghubungkan beberapa hotel berbintang seperti Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, hingga Hotel Indonesia Kempinski. Menurut Pramono, proyek ini akan membuat kawasan hotel tersebut terhubung secara menyeluruh dan akan membantu meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung. Selain itu, Pramono juga menjelaskan bahwa kawasan bawah tanah tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti yang diterapkan di sejumlah kota besar dunia.

Pramono juga menyinggung bagaimana pembenahan transportasi terus dilakukan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Menurut dia, salah satu penyebab kemacetan adalah tingginya mobilitas warga dari wilayah penyangga yang setiap hari keluar masuk ibu kota. Oleh karena itu, Pemprov DKI menghadirkan layanan Transjabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah kota penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Depok. Layanan ini diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Adapun sebagai upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, Pemprov DKI juga menghadirkan layanan Transjabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah kota penyangga. Selain itu, Pemprov DKI juga menghadirkan tarif transportasi umum Rp1 yang diberlakukan saat perayaan HUT ke-499 Jakarta. Menurut Pramono, kebijakan tersebut akhirnya diperluas untuk seluruh pemegang KTP Indonesia karena tingginya antusiasme masyarakat dari luar Jakarta.

Pramono juga menyinggung kebijakan tarif transportasi umum Rp1 yang diberlakukan saat perayaan HUT ke-499 Jakarta. Menurutnya, kebijakan tersebut akhirnya diperluas untuk seluruh pemegang KTP Indonesia karena tingginya antusiasme masyarakat dari luar Jakarta. Ia juga mengatakan bahwa kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di Jakarta dan meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta terus berusaha meningkatkan konektivitas di ibu kota melalui berbagai proyek infrastruktur. Proyek pembangunan jalur bawah tanah dan layanan Transjabodetabek diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di Jakarta dan meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Pertanyaan Umum

Apa yang dimaksud dengan proyek pembangunan jalur bawah tanah?
Proyek pembangunan jalur bawah tanah adalah pembangunan jalur transportasi yang akan menghubungkan beberapa hotel berbintang di kawasan Bundaran HI.