Piala Dunia 2026: Panama, Satu-Satunya Tim yang Gagal Cetak Gol
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Piala Dunia 2026
- •Panama
- •tidak mencetak gol
- •babak penyisihan grup
- •babak 32 besar
Piala Dunia 2026 telah memasuki tahap akhir babak penyisihan grup, namun banyak tim telah tersingkir atau lolos ke babak 32 besar. Dari 48 negara peserta, hanya satu tim yang gagal mencetak gol, yaitu Panama. Tim ini telah mengalami dua kekalahan beruntun di awal fase grup dan sekarang telah memastikan diri tersingkir dari turnamen ini.
Panama, yang dipimpin oleh pelatih Thomas Christiansen, telah mengalami kekalahan 0-1 dari Ghana dan Kroasia di dua pertandingan pertama mereka. Di partai ketiga, mereka juga takluk 0-2 dari Inggris. Selain tidak mampu mencetak gol, Panama juga kebobolan empat gol dari tiga laga fase grup Piala Dunia 2026. Hal ini merupakan catatan unik dari 48 tim peserta turnamen sepak bola empat tahunan terbesar sejagat ini.
Piala Dunia 2026 bukanlah debutan bagi Panama, karena mereka juga telah berpartisipasi di turnamen ini pada tahun 2018 di Rusia. Kali ini, mereka gagal melaju ke fase knock-out, berbeda dengan tahun 2018 di mana mereka mampu mencetak dua gol meskipun menelan tiga kekalahan di babak penyisihan grup. Thomas Christiansen, pelatih tim, masih memiliki tanggung jawab untuk memimpin tim dan mencari solusi untuk meningkatkan performa tim di masa depan.
Piala Dunia 2026 telah menjadi saksi bisu bagi berbagai catatan unik dan menarik. Dari 48 tim peserta, semua mampu mencetak gol, kecuali satu negara, yaitu Panama. Hal ini menunjukkan bahwa setiap tim memiliki kemampuan untuk mencetak gol, namun juga ada kelemahan yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, turnamen ini telah menjadi contoh yang baik bagi tim-tim di seluruh dunia untuk meningkatkan performa mereka dan mencapai kesuksesan di masa depan.
Piala Dunia 2026 akan terus berlanjut dengan babak 32 besar, di mana tim-tim yang lolos dari babak penyisihan grup akan bersaing untuk mencapai babak akhir. Dari 48 tim peserta, hanya sedikit yang masih memiliki peluang untuk menjadi juara. Namun, bagi mereka yang telah tersingkir, seperti Panama, ada peluang untuk belajar dari kesalahan dan meningkatkan performa mereka di masa depan.


