Penjualan Tiket KA Daop 2 Bandung Melambung saat Libur Sekolah
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Penjualan tiket KA Daop 2 Bandung meningkat 7,4 persen saat libur sekolah
- •Program diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026
- •KAI Daop 2 Bandung menyediakan 64.640 tempat duduk bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan tarif lebih terjangkau
- •Tingkat okupansi melampaui 100 persen merupakan hal yang lazim dalam operasional kereta api
- •KAI Daop 2 Bandung optimistis jumlah penumpang kereta api selama musim libur sekolah tahun ini akan tetap tinggi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh meningkat drastis saat libur sekolah. Menurut manager humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, penjualan tiket KA jarak jauh dari seluruh kelas layanan pada periode 20-26 Juni 2026 mencapai 94.090 tiket, naik 7,4 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan penjualan tiket ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama musim liburan sekolah. Program stimulus pemerintah berupa diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial yang berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, diyakini menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan volume pelanggan. Selama periode program tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan 64.640 tempat duduk bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan tarif lebih terjangkau.
Menurut Kuswardojo, kebijakan diskon tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama liburan sekolah. Hingga Minggu ini, jumlah pelanggan KA jarak jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung yang memanfaatkan program diskon 30 persen tercatat mencapai 80.436 pelanggan, yang setara dengan 124,4 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan hal yang lazim dalam operasional kereta api karena adanya sistem naik-turun penumpang secara dinamis di berbagai stasiun sepanjang perjalanan.
Kuswardojo menjelaskan bahwa satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan perjalanan. Dengan tren penjualan yang terus meningkat, KAI Daop 2 Bandung optimistis jumlah penumpang kereta api selama musim libur sekolah tahun ini akan tetap tinggi.
Penjualan tiket KA jarak jauh dari seluruh kelas layanan pada periode 20-26 Juni 2026 mencapai 94.090 tiket, naik 7,4 persen dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode 13-19 Juni 2026 yang tercatat sebanyak 87.580 tiket. Peningkatan penjualan tiket sebesar 7,4 persen dibandingkan minggu sebelumnya menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
Kuswardojo menilai tren positif ini mencerminkan antusiasme masyarakat memanfaatkan kereta api sebagai pilihan perjalanan selama musim liburan sekolah. Dengan kebijakan diskon yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat masyarakat, KAI Daop 2 Bandung optimistis bahwa jumlah penumpang kereta api selama musim libur sekolah tahun ini akan tetap tinggi.
Selain itu, penjualan tiket KA jarak jauh juga meningkat karena adanya program stimulus pemerintah berupa diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial. Program ini berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, dan KAI Daop 2 Bandung menyediakan 64.640 tempat duduk bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan tarif lebih terjangkau.


