Lomba Video Kreatif Kemenbud Dibuka hingga 3 Juli 2026: Mengajak Generasi Muda Menjelajahi Kekayaan Budaya Indonesia
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Lomba Konten Video Kreatif "Aku dan Budayaku"
- •Kompetisi Bertema "Museum dan Cagar Budaya di Daerahku"
- •Terbuka bagi dua kategori peserta, yakni pelajar/mahasiswa dan umum
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar Lomba Konten Video Kreatif "Aku dan Budayaku" sebagai upaya memperkuat literasi budaya dan mendorong anak muda menjadi pelaku pelestarian budaya di era digital. Lomba ini dibuka hingga 3 Juli 2026 dan terbuka bagi dua kategori peserta, yakni pelajar/mahasiswa dan umum.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa lomba konten video kreatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi budaya dan mendorong anak muda menjadi pelaku pelestarian budaya di era digital. Menurutnya, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan museum dan cagar budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda. "Kita berharap dengan adanya lomba konten video kreatif ini kita mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penikmat budaya, tapi juga menjadi kreator, pelaku sekaligus duta budaya di ruang digital," kata Fadli Zon.
Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya yang tersebar di seluruh daerah dan menyimpan banyak nilai sejarah. Saat ini, pemerintah mencatat terdapat 313 cagar budaya peringkat nasional yang tersebar dari Aceh hingga Papua. "Sekarang kami mencatat ada 313 cagar budaya di daerah, yang merupakan cagar budaya peringkat nasional, dari Aceh sampai Papua," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Melalui kompetisi ini, peserta lomba konten video kreatif diminta membuat konten yang berfokus pada 20 museum dan 34 situs cagar budaya tingkat nasional serta museum dan cagar budaya tingkat kabupaten maupun provinsi yang ada di Aceh hingga Papua. Lomba terbuka bagi dua kategori peserta, yakni pelajar/mahasiswa dan umum. Peserta dapat membuat video pendek berdurasi maksimal tiga menit menggunakan telepon genggam maupun perangkat lainnya untuk diunggah ke Instagram Reels, TikTok, atau YouTube Shorts.
Setiap satu akun diperbolehkan mengunggah satu konten ke satu platform. Jadi, setiap peserta bisa mengunggah total tiga konten berbeda ke tiga platform digital yang telah ditentukan. Selain itu, penyelenggara lomba juga menerima konten video yang memuat kritik yang membangun. Namun, konten video yang disinyalir dihasilkan menggunakan kecerdasan buatan akan didiskualifikasi. Tim Ahli Menteri Kebudayaan Mahpudi menyampaikan bahwa penyelenggara lomba juga menerima konten video yang memuat kritik yang membangun.
Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra berharap konten-konten video karya peserta lomba bisa menjadi sumber peningkatan literasi budaya. Selain itu, ia melanjutkan, pemenang lomba nantinya diharapkan bisa membantu meningkatkan kepedulian terhadap museum dan warisan budaya serta menggerakkan pembentukan komunitas budaya. "Jadi ya ada tumbuh dari anak-anak muda membangun komunitas seperti jelajah budaya," kata Direktur Jenderal Ahmad Mahendra.
Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran, syarat dan ketentuan, serta jadwal pelaksanaan dapat diakses melalui laman resmi Lomba Aku dan Budayaku. Dengan demikian, generasi muda Indonesia dapat mengikuti lomba ini dan menjadi bagian dari upaya menjelajahi kekayaan budaya Indonesia. Kita berharap lomba ini dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak muda untuk mengeksplorasi potensi budaya Indonesia dan menjadi duta budaya di era digital.
Lomba ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya dan warisan budaya Indonesia. Dengan demikian, kita dapat melestarikan kekayaan budaya Indonesia untuk generasi masa depan. Selamat berpartisipasi di Lomba Aku dan Budayaku!