Kisah Abadi Perjuangan Bunda Iffet Bersihkan Slank dari Narkoba
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Bunda Iffet, ibu kandung Bimbim Slank, berjuang untuk melindungi anak-anaknya dari narkoba.
- •Ia menunjukkan bahwa dengan perjuangan dan usaha keras, anak-anak kita dapat bebas dari narkoba dan hidup dengan sehat.
- •Bunda Iffet telah merevolusi diri Slank dari pecandu hingga berhasil lepas dari ketergantungan narkoba.
Bunda Iffet, ibu kandung Bimbim Slank, adalah contoh perjuangan seorang ibu dalam melindungi anak-anaknya dari narkoba. Pada era 1990-an, Bimbim dan Kaka Slank mulai mengenal narkoba saat berlibur di Bali. Awalnya, mereka tidak berniat menggunakan narkotika, tetapi setelah mencoba minuman yang diberikan oleh teman mereka, mereka menjadi pecandu.
Bunda Iffet pernah bercerita bahwa Bimbim dan Kaka mulai mengonsumsi narkotika setelah mencoba minuman yang diberikan oleh teman mereka. Mereka tidak sadar bahwa minuman tersebut adalah narkotika, dan mereka langsung mencobanya tanpa pikir panjang. Pada awalnya, mereka merasa tidak ada masalah, tetapi setelah beberapa waktu, mereka mulai merasa sakit dan muntah-muntah.
Bunda Iffet sangat sedih melihat anak-anaknya menjadi pecandu narkoba. Ia berusaha untuk membantu mereka berhenti mengonsumsi narkotika, tetapi tidak mudah. Bimbim dan Kaka pernah berjanji untuk berhenti, tetapi mereka selalu kembali ke kebiasaan lama mereka. Bunda Iffet juga harus berhadapan dengan potensi kehadiran bandar narkoba ke markas Slank, Gang Potlot. Ia harus berjuang untuk melindungi anak-anaknya dari narkoba dan membantu mereka untuk berhenti mengonsumsi narkotika.
Bunda Iffet juga pernah bercerita bahwa proses detoksifikasi Bimbim dan Kaka berlangsung beberapa tahun, kemudian masuk tahap medis. Obat untuk organ hati yang terkena dampak narkoba tidak murah, dan Bunda Iffet harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membantu anak-anaknya. Ia juga harus berjuang untuk mencari obat yang tepat untuk membantu Bimbim dan Kaka untuk berhenti mengonsumsi narkotika.
Pengalaman Bunda Iffet dalam melindungi anak-anaknya dari narkoba sangat inspiratif. Ia menunjukkan bahwa dengan perjuangan dan usaha keras, anak-anak kita dapat bebas dari narkoba dan hidup dengan sehat. Bunda Iffet juga membuktikan bahwa lingkungan sosial penderita juga menjadi faktor pendukung seorang pecandu bisa terbebas dan konsisten bersih dari obat-obatan. Ia telah merevolusi diri Slank dari pecandu hingga berhasil lepas dari ketergantungan narkoba.
Kisah Bunda Iffet juga membuktikan bahwa perjuangan melawan narkoba tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat. Bunda Iffet telah menjadi contoh perjuangan seorang ibu dalam melindungi anak-anaknya dari narkoba, dan ia akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia. Pada 26 April 2025, Bunda Iffet meninggal dalam usia 87 tahun, tetapi kisahnya akan terus hidup dalam hati anak-anaknya dan penggemar band Slank.


