TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Berita

Kapal Pinisi Wisata Terbakar di Perairan Bulukumba, 6 ABK Selamat

Oleh Redaksi Berita Hari

Kapal Pinisi Wisata Terbakar di Perairan Bulukumba, 6 ABK Selamat

Ringkasan Berita

  • Kapal pinisi wisata Mutiara Prasana Nusantara terbakar di perairan Bulukumba, Sulawesi Selatan
  • Sebanyak enam anak buah kapal berhasil menyelamatkan diri
  • Pemilik kapal mengalami kerugian hingga mencapai miliaran rupiah

Bulan Sulawesi Selatan, Sulawesi Selatan, menjadi saksi kejadian tragis terbakarnya kapal pinisi wisata Mutiara Prasana Nusantara. Senin (6/7) pagi, kapal tersebut mulai terbakar di perairan Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Labuang Bajoe menuju Pantai Tanah Beru.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bulukumba, Abdul Haris Pana, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi saat kapal berada dalam kondisi lepas jangkar, tepatnya di dekat pesisir Pantai Bontobahari. "Setelah menurunkan jangkar, sempat terjadi kebakaran mulai dari bagian deknya sampai badan kapal," ungkapnya. Dari informasi yang diterima, kebakaran terjadi pada bagian belakang dek kapal dan dengan cepat melap badan kapal hingga menghasilkan kepulan asap hitam pekat.

Sebanyak enam anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran menghanguskan kapal tersebut. Petugas BPBD setempat yang berada di lokasi tidak dapat berbuat banyak karena posisi kapal yang berada satu mil dari bibir pantai, sehingga sulit dijangkau oleh petugas. "ABK kapal tersebut sempat menyelamatkan diri sebanyak 6 orang," jelas Abdul Haris Pana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bulukumba mengatakan bahwa pemilik kapal, yang diketahui berasal dari Jawa Barat, mengalami kerugian hingga mencapai miliaran rupiah akibat kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. "Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut," kata Abdul Haris Pana.

Dengan kejadian ini, kita menyadari bahwa keamanan dan keselamatan di perairan masih menjadi perhatian utama. Kapal-kapal wisata harus selalu memperhatikan kewaspadaan dan keamanan saat berlayar, baik itu dari segi peralatan, pengawasan, maupun latihan darurat. Kita berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terkait dengan industri wisata laut.

Pertanyaan Umum

Apakah penyebab kebakaran kapal pinisi wisata?
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan