Heboh Ledakan-Kembang Api di Sekitar Prambanan, Ternyata Prewedding yang Berizin
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Kegiatan prewedding di Prambanan berizin dan diawasi aparat keamanan
- •Ledakan besar di Prambanan ternyata merupakan kegiatan prewedding
- •Pasangan yang melakukan prewedding tidak jelas
Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, digemparkan dengan bunyi ledakan besar berulang kali pada Rabu (24/6) malam. Kegiatan yang awalnya dianggap sebagai ledakan bencana ternyata merupakan kegiatan prewedding yang telah berizin dan diawasi aparat keamanan.
Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto, menyatakan bahwa ledakan dan kembang api itu adalah bagian dari kegiatan pengambilan foto dan video sebelum pernikahan alias prewedding. Menurutnya, kegiatan ini sudah berizin dan diawasi aparat keamanan. Namun, dia tidak menjelaskan pasangan yang melakukan prewedding dan melepas kembang api ke langit pada malam tersebut. Selain itu, asal pasangan calon pengantin tersebut juga tidak jelas.
Kepala Desa Tlogo, Raksono, mengonfirmasi bahwa ledakan yang menghebohkan itu merupakan suara kembang api. Dia juga mengonfirmasi bahwa kembang api itu digunakan untuk acara pengambilan foto dan video prewedding. Namun, untuk lokasi peluncuran kembang api, katanya, bukan di dalam taman wisata Candi Prambanan, melainkan di luar. Raksono menjelaskan bahwa lokasi peluncuran kembang api awalnya hendak di dekat futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo, tapi karena padat penduduk, maka pindah ke utara di dekat Mandala wisata di lahan kosong.
Kegiatan prewedding tersebut sudah berizin dan diawasi aparat keamanan di lokasi. Namun, tidak disangka ledakannya besar dan mengagetkan warga sekitar. Utomo, warga sekitar Candi Prambanan, mengatakan bahwa ledakan itu mengagetkan warga. Awalnya dikira bukan kembang api karena cukup besar. Setelah keluar rumah, warga baru mengetahui ada yang menyulut kembang api. Ia menuturkan bahwa baru kali ini ledakan kembang api cukup besar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.39 malam kemarin. Video itu pun viral di media sosial, salah satunya diunggah kembali oleh akun Merapi_News. Dalam unggahan itu disertakan video suasana perumahan. Terdengar bunyi ledakan bersahutan dan terlihat langit berwarna merah. Pada unggahan selanjutnya warga menuliskan ledakan tersebut merupakan kembang api. Bahkan, warga sebelumnya kaget dan berhamburan keluar rumah saat suara ledakan atau dentuman terjadi.
Kegiatan prewedding tersebut tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tapi juga menimbulkan perdebatan tentang keamanan dan keselamatan di daerah tersebut. Namun, menurut Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto, kegiatan tersebut sudah berizin dan diawasi aparat keamanan. Maka, keamanan dan keselamatan di daerah tersebut masih dapat dipertahankan.
Dalam keseluruhan, kegiatan prewedding tersebut merupakan kegiatan yang telah berizin dan diawasi aparat keamanan. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan keselamatan di daerah tersebut agar kegiatan serupa tidak menimbulkan perdebatan lagi di masa depan.


