Dokter Icha Bunuh Diri Diduga Dipicu Intimidasi Anggota DPRD TTU: Kasus Ini Membuka Tabir Lama
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Dokter Icha tewas gantung diri
- •Diduga diintimidasi oleh anggota DPRD TTU
- •Bupati TTU Yosep membuka suara
- •Pemerintah Kabupaten akan mendukung upaya keluarga
Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Delasalle Kebo membuka suara terkait kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha, yang diduga tewas gantung diri karena mengalami depresi berat akibat diintimidasi oleh anggota DPRD TTU. Ia menyatakan bahwa kematian Dokter Icha adalah seperti membuka tabir lama, yang menunjukkan kebiasaan buruk anggota DPRD TTU yang sering membuat kekacauan karena pengaruh minuman beralkohol saat reses.
Yosep menyayangkan perilaku tidak pantas yang dilakukan anggota dewan tersebut dan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU akan mendukung upaya yang ditempuh keluarga Dokter Icha untuk memperoleh keadilan. Dokter Icha adalah dokter putri daerah binaan beasiswa Pemda TTU yang bertugas di Puskesmas Bitefa dan membantu di IGD RS Leona. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (26/6) dan diduga mengalami depresi berat akibat diintimidasi oleh anggota DPRD TTU saat bertugas di IGD RS Leona.
Dugaan intimidasi ini terjadi saat Dokter Icha menangani pasien seorang anak korban gigitan ular hijau. Dua pria yang mengaku sebagai anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani, kemudian mendatangi IGD dan berbicara dengan nada keras kepada Dokter Icha. Pasien tersebut merupakan keponakan Therensius. Dokter Icha masih mengalami ketakutan dan tekanan psikologis akibat bentakan yang diterimanya saat bertugas.
Keluarga Dokter Icha telah mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar, mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan pasien anak dengan gigitan ular. Kedua anggota dewan itu disebut berbau alkohol saat mendatangi IGD. Selain keterangan para tenaga medis dan saksi lain yang berada di lokasi, keluarga juga mendapat dokumentasi berupa foto yang diambil saat kejadian berlangsung.
Polres TTU telah memeriksa rekan-rekan Dokter Icha yang berada di IGD RS Leona saat dugaan intimidasi oleh tiga anggota DPRD TTU. Selanjutnya, polisi juga akan memeriksa tiga anggota dewan tersebut. Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, menegaskan bahwa polisi tetap menyelidiki kasus tersebut meski keluarga belum membuat laporan polisi. Polres juga akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD, terkait pengaduan dari keluarga korban di Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU. Selain itu, polisi akan melengkapi alat bukti berupa rekam medis almarhumah saat dirawat di RSU Leona TTU serta hasil psikologis dari RSUP Ben Mboi.
Tiga anggota DPRD TTU yang diduga mengintimidasi Dokter Icha telah membantah telah mengintimidasi Dokter Icha di IGD RS Leona. Dua di antaranya mengaku hanya menaikkan nada bicara karena panik. Namun, kasus ini masih dalam penyelidikan dan polisi akan terus menginvestigasi untuk menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi keluarga Dokter Icha.
Pertanyaan Umum
Mengapa Dokter Icha tewas gantung diri?
Siapa yang diduga mengintimidasi Dokter Icha?
Apa yang dilakukan Bupati TTU Yosep?
Berita Terkait

Hari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia Emas

Libur Telah Usai, MBG Kembali Disalurkan ke Sekolah: Peningkatan Kualitas dan Efektivitas
