TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Politik|Kriminal

Densus 88 Tangkap Penyebar Propaganda Teror di Bandar Lampung

Oleh Redaksi Berita Hari

Densus 88 Tangkap Penyebar Propaganda Teror di Bandar Lampung

Densus 88 Antiteror Polri melancarkan operasi penangkapan terhadap seorang pria berinisial H di wilayah Bandar Lampung, Senin (20/7). Pelaku ini diduga terlibat dalam aktivitas penyebaran propaganda terorisme dan kekerasan melalui platform media sosial. Menurut informasi yang diterima, pelaku ini merupakan bagian dari jaringan yang sama dengan pelaku berinisial AR yang lebih dahulu ditangkap di Ciamis, Jawa Barat.

Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengatakan bahwa pelaku berinisial H ini terlibat dalam aktivitas penyebaran propaganda, rekrutmen, dan penghasutan melalui media sosial. Selain itu, Mayndra juga menyebutkan bahwa pelaku ini kerap menyebarkan konten bermuatan kekerasan. Penyidik menemukan adanya penyebaran berbagai materi yang mengandung narasi radikalisme dan terorisme, serta legitimasi terhadap kekerasan. Mayndra berharap masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung ajakan kebencian, pembenaran kekerasan, maupun propaganda kelompok teroris.

Dalam operasi penangkapan, Densus 88 berhasil menemukan bukti-bukti yang mendukung dugaan pelaku berinisial H terlibat dalam aktivitas terorisme dan kekerasan. Mayndra juga menjelaskan bahwa penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif untuk mendalami adanya jaringan lain yang mungkin terlibat. Ia berharap masyarakat dapat melaporkan aktivitas mencurigakan di media sosial kepada aparat penegak hukum agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, Polri berharap dapat mengurangi pengaruh propaganda terorisme dan kekerasan di masyarakat.

Menurut Mayndra, pelaku berinisial H ini merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar yang terlibat dalam aktivitas terorisme dan kekerasan. Oleh karena itu, Densus 88 akan terus melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku-pelaku lain yang terlibat dalam jaringan ini. Mayndra juga berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan Polri untuk mengurangi pengaruh propaganda terorisme dan kekerasan di masyarakat.

Dalam kesimpulannya, operasi penangkapan terhadap pelaku berinisial H ini merupakan langkah penting dalam upaya mengurangi pengaruh propaganda terorisme dan kekerasan di masyarakat. Dengan demikian, Polri berharap dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Indonesia. Masyarakat juga diharapkan dapat bekerja sama dengan Polri untuk mengurangi pengaruh propaganda terorisme dan kekerasan di masyarakat.

Excerpt: Densus 88 Antiteror Polri melancarkan operasi penangkapan terhadap pelaku berinisial H di Bandar Lampung, Senin (20/7), yang diduga terlibat dalam aktivitas penyebaran propaganda terorisme dan kekerasan melalui platform media sosial.

Summary: - Densus 88 Antiteror Polri melancarkan operasi penangkapan terhadap pelaku berinisial H di Bandar Lampung, Senin (20/7). - Pelaku ini diduga terlibat dalam aktivitas penyebaran propaganda terorisme dan kekerasan melalui platform media sosial. - Densus 88 berhasil menemukan bukti-bukti yang mendukung dugaan pelaku berinisial H terlibat dalam aktivitas terorisme dan kekerasan.

Faq: Q: Apa yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri dalam operasi penangkapan terhadap pelaku berinisial H? A: Densus 88 berhasil menemukan bukti-bukti yang mendukung dugaan pelaku berinisial H terlibat dalam aktivitas terorisme dan kekerasan.

Image keywords: terrorism, propaganda, social media