Bos Petani Minta Maaf Setelah Viral Video Petani Terbang dengan Drone
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Bos petani Jawa Timur, Budianto, meminta maaf setelah video viral petani terbang dengan drone.
- •Ia mengatakan video tersebut tidak direkam di wilayah Kabuh, Jombang, dan tidak merepresentasikan fungsi utama drone pertanian.
- •Budianto juga mengaku memohon maaf karena video tersebut memicu kegaduhan publik dan bisa membahayakan.
Bos petani Jawa Timur, Budianto, meminta maaf setelah video viral petani terbang dengan drone. Ia mengatakan video tersebut tidak direkam di wilayah Kabuh, Jombang, dan tidak merepresentasikan fungsi utama drone pertanian. Budianto juga mengaku memohon maaf karena video tersebut memicu kegaduhan publik dan bisa membahayakan.
Budianto mengatakan bahwa drone pertanian digunakan untuk mengangkut pupuk, bibit, dan hasil panen. Ia juga mengungkapkan bahwa drone itu digunakan untuk menyemprot cairan pestisida dan pupuk cair ke tanaman-tanaman di lahannya dari ketinggian. Metode ini dinilai efektif dan efisien membantu kerja petani.
Budianto juga mengatakan bahwa drone itu digunakan untuk mengangkut pupuk dan bibit, karena kekuatan drone tersebut yang mampu mengangkat beban hingga 150 kilogram. Ia juga mengungkapkan bahwa drone itu digunakan sebagai solusi bagi petani-petani muda yang ogah mengangkut pupuk kandang menuju lahan tanam.
Saat dikonfirmasi, Budianto mengatakan bahwa video petani terbang dengan drone itu murni cuma konten iseng belaka bukan fungsi utama alat tersebut. Ia juga mengakui bahwa hal itu berawal dari rasa penasaran pribadinya untuk menguji kekuatan angkut alat tersebut, bukan direncanakan sebagai bagian dari operasional rutin.
Budianto memastikan hanya sebagian kecil pekerja yang ikut diangkut drone dan itu pun sifatnya untuk hiburan semata, bukan metode transportasi kerja yang diterapkan pihaknya. Ke depan, ia menyebut fungsi drone tetap akan diarahkan untuk kebutuhan distribusi pupuk, bibit, dan hasil panen, sejalan dengan tujuan awal pembeliannya.
Budianto juga mengatakan bahwa ia memohon maaf kepada seluruh masyarakat di manapun berada, dan akan menyampaikan kepada mitra bahwa hal tersebut sangat berbahaya dan tidak akan diulangi lagi. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa video tersebut tidak merepresentasikan fungsi utama drone pertanian dan hanya sebuah konten iseng belaka.


