5 Strategi Belajar yang Efektif untuk Anak dengan ADHD
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Pilih tempat belajar yang tepat
- •Buat rutinitas yang konsisten
- •Gunakan media visual yang menarik
- •Coba metode body doubling
- •Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan anak
Menghadapi tantangan belajar anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan beberapa strategi yang tepat, orang tua dapat membantu anaknya tetap fokus dan memperoleh hasil belajar yang optimal. Berikut adalah 5 tips belajar yang efektif untuk anak dengan ADHD.
Anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan memusatkan perhatian dan mudah teralihkan. Oleh karena itu, memilih tempat belajar yang tepat sangatlah penting. Menurut Oxford Learning, sebaiknya anak dengan ADHD belajar di tempat yang khusus dan nyaman, seperti ruangan yang tidak terlalu bising, pencahayaan yang cukup, dan jauh dari area aktivitas yang ramai. Hal ini dapat membantu anak tetap fokus dan tidak terganggu oleh suara atau aktivitas lain.
Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD cenderung lebih mudah belajar di tempat yang memiliki suasana yang santai dan tidak terlalu formal. Oleh karena itu, orang tua dapat mencoba membuat ruangan belajar yang nyaman dan santai, seperti dengan menambahkan beberapa tanaman atau menggunakan warna-warna yang cerah.
Rutinitas adalah hal yang sangat penting bagi anak dengan ADHD. Dengan jadwal yang konsisten, anak dapat memahami kapan waktunya belajar dan kapan waktunya beristirahat. Menurut beberapa penelitian, anak dengan ADHD cenderung lebih mudah beradaptasi dengan rutinitas yang teratur, sehingga dapat membantu mereka tetap fokus dan tidak terganggu oleh perubahan aktivitas.
Misalnya, orang tua dapat menentukan jam belajar yang sama setiap hari, seperti setelah makan siang atau setelah mandi sore. Dengan demikian, anak dapat memahami kapan waktunya belajar dan dapat tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan. Selain itu, rutinitas yang teratur juga dapat membantu anak dengan ADHD mengembangkan kebiasaan yang baik, seperti mengembangkan kebiasaan membaca atau berolahraga secara teratur.
Dalam membantu anak dengan ADHD belajar, orang tua juga dapat mencoba beberapa strategi lainnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan media visual yang dapat membantu anak memahami materi. Menurut Queen's Online School, elemen warna dapat digunakan untuk membantu anak menyerap informasi, seperti dengan menggunakan warna kuning untuk informasi penting, biru untuk rumus, hijau untuk definisi, dan merah untuk materi yang harus dihafal. Selain itu, orang tua juga dapat mencoba menggunakan stabilo warna-warni, pena berwarna, atau sticky notes untuk membuat proses belajar lebih menarik.
Dalam beberapa tahun terakhir, metode body doubling telah menjadi salah satu strategi yang populer digunakan untuk membantu anak dengan ADHD belajar. Teknik ini melibatkan orang yang menemani anak belajar tanpa harus mengajarinya secara langsung. Misalnya, orang tua dapat menemani anak belajar di rumah sambil melakukan aktivitas lain, seperti bekerja atau membaca buku. Dengan demikian, anak dapat tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan dan tidak terganggu oleh kehadiran orang lain.
Dengan beberapa strategi belajar yang efektif di atas, orang tua dapat membantu anak dengan ADHD tetap fokus dan memperoleh hasil belajar yang optimal. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda-beda, sehingga orang tua perlu mencoba beberapa strategi dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan anaknya.
Kesimpulannya, anak dengan ADHD memerlukan strategi belajar yang tepat dan konsisten untuk membantu mereka tetap fokus dan memperoleh hasil belajar yang optimal. Dengan beberapa strategi belajar yang efektif di atas, orang tua dapat membantu anaknya menjadi lebih sukses dan mencapai tujuan belajar yang diinginkan.